Pelajaran yang Sangat Menyedihkan



Tags: cerita motivasi (1200), cerita islami (261), cerita hikmah (104), cerita nasehat (313), cerita teladan (334), kumpulan cerita motivasi (203), kisah islami(247), kisah teladan (331), kisah hikmah (110), kumpulan kisah teladan (263), artikel motivasi (2011), artikel islam (105), artikel kesehatan (211), kumpulan artikel motivasi (300), berita islami (2012), motivasi islam (2010),artikel kesehatan (500)

Rani, sebut saja begitu namanya. Kawan kuliah ini berotak cemerlang dan memiliki idealisme tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik, di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ''Why not the best,'' katanya selalu, mengutip seorang mantan presiden Amerika.

Ketika Universitas mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht , Belanda, Rani termasuk salah satunya. Saya lebih memilih menuntaskan pendidikan kedokteran.

Berikutnya, Rani mendapat pendamping yang ''selevel''; sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi.

Alifya, buah cinta mereka, lahir ketika Rani diangkat sebagai staf diplomat, bertepatan dengan tuntasnya suami dia meraih PhD. Lengkaplah kebahagiaan mereka.

Ketika Alif, panggilan puteranya itu, berusia 6 bulan, kesibukan Rani semakin menggila. Bak garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain.

Setulusnya saya pernah bertanya, ''Tidakkah si Alif terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal? '' Dengan sigap Rani menjawab, ''Oh, saya sudah mengantisipasi segala sesuatunya. Everything is OK!'' Ucapannya itu betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter mahal. Rani tinggal mengontrol jadwal Alif lewat telepon. Alif tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas dan gampang mengerti.

Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu, tentang kehebatan ibu-bapaknya. Tentang gelar dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uang yang banyak.
''Contohlah ayah-bunda Alif, kalau Alif besar nanti.'' Begitu selalu nenek Alif, ibunya Rani, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.

Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau dia minta adik. Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Rani dan suaminya kembali menagih pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini ''memahami'' orang tuanya. Buktinya, kata Rani, ia tak lagi merengek minta adik. Alif, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang bukan perengek. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek.

Bahkan, tutur Rani, Alif selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria. Maka, Rani menyapanya ''malaikat kecilku''.

Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam, saya iri pada keluarga ini.

Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak dimandikan baby sitter. ''Alif ingin Bunda mandikan,'' ujarnya penuh harap. Karuan saja Rani, yang detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, gusar. Ia menampik permintaan Alif sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Alif agar mau mandi dengan Tante Mien, baby sitter-nya. Lagi-lagi, Alif dengan pengertian menurut, meski wajahnya cemberut.

Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. ''Bunda, mandikan aku!'' kian lama suara Alif penuh tekanan. Toh, Rani dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Alif sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Alif bisa ditinggal juga.

Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. ''Bu dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency.'' Setengah terbang, saya ngebut ke UGD. But it was too late. Allah sudah punya rencana lain. Alif, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh-Nya.

Rani, ketika diberi tahu soal Alif, sedang meresmikan kantor barunya. Ia shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah memandikan putranya. Setelah pekan lalu Alif mulai menuntut, Rani memang menyimpan komitmen untuk suatu saat memandikan anaknya sendiri.

Dan siang itu, janji Rani terwujud, meski setelah tubuh si kecil terbaring kaku. ''Ini Bunda Lif, Bunda mandikan Alif,'' ucapnya lirih, di tengah jamaah yang sunyi. Satu persatu rekan Rani menyingkir dari sampingnya, berusaha menyembunyikan tangis.

Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri mematung di sisi pusara. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu, berkata, ''Ini sudah takdir, ya kan . Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya, ya dia pergi juga kan ?'' Saya diam saja.

Rasanya Rani memang tak perlu hiburan dari orang lain. Suaminya mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pias, tatapannya kosong. ''Ini konsekuensi sebuah pilihan,'' lanjut Rani, tetap mencoba tegar dan kuat.
Hening sejenak. Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja.
Tiba-tiba Rani berlutut. ''Aku ibunyaaa!'' serunya histeris, lantas tergugu hebat. Rasanya baru kali ini saya menyaksikan Rani menangis, lebih-lebih tangisan yang meledak. ''Bangunlah Lif, Bunda mau mandikan Alif. Beri kesempatan Bunda sekali saja Lif. Sekali saja, Aliiif..'' Rani merintih mengiba-iba. Detik berikutnya, ia menubruk pusara dan tertelungkup di atasnya. Air matanya membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Alif. 

-- Nasi sudah menjadi bubur, sesal tidak lagi menolong.
-- Hal yang nampaknya sepele sering kali menimbulkan sesal dan kehilangan yang amat sangat.
-- Sering kali orang sibuk 'di luaran', asik dengan dunianya dan ambisinya sendiri tidak mengabaikan orang-orang di dekatnya yang disayanginya. Akan masih ada waktu 'nanti' buat mereka jadi abaikan saja dulu.
-- Sering kali orang takabur dan merasa yakin bahwa pengertian dan kasih sayang yang diterimanya tidak akan hilang. Merasa mereka akan mengerti karena mereka menyayanginya dan tetap akan ada.
-- Pelajaran yang sangat menyedihkan.

Sumber: http://www.dalimunthe.com/2010/01/kumpulan-cerita-sedih-dan-mengaharukan.html




"BERBAGI DENGAN SATU KLIK!!!" Silahkan Like "Pelajaran yang Sangat Menyedihkan" Untuk dibagikan kepada sahabat Anda Insya Allah bermanfaat.
2 Responses to "Pelajaran yang Sangat Menyedihkan"
LaskarJihad mengatakan...

Kunjungan malam sahabat..
kita memang harus bnyk belajar dr pengalaman org lain juga,untuk melembutkan hati kita..


05/05/13 23.34
Abdi Maulana mengatakan...

Jujurm ini cerita motivasi yang sangat bagus untuk dibaca, terima kasih gan


10/10/14 19.13
 

Categories: motivasion story(2410), cerita dan artikel islami(2311), sedih dan mengharukan(261), ceritapenuh hikmah(2011), tentang motivasi(30123), kisahcerita inspirasi(2711),artikelkisah teladan( 2311 ), lucucerita humor( 1200 ), cerita dongeng motivasi( 701 ), cerita artikel pendek motivasi ( 1011 ), artikel cerita motivasi kerja ( 2411 ),islami cerita motivasi islam ( 313),kisah artikel motivasi(202),artikel islam motivasi(700),artikel cerita islam(201),artikel kesehatan hidup,artikel kisah teladan islam(284),artikel informasi kesehatan(212),cerita artikel sejarah motivasi (2011),kumpulan artikel cerita motivasi(91), artikel mengharukan penuh hikmah dan menginspirasi(4212),mengharukan cerita cinta(450),kisah cerita motivasi cinta (591),semua kumpulan puisi(3011),puisi cinta islam(57),puisi artikel motivasi(2012), motivasi puisi(2011),mengharukan puisi islam(201),inspirasi hidupnya (291),artikel baru,islami terbaru kisah(202),artikel motivasi cerita islami(601),motifasi cerita motivasi(301),hidup islam penyemangat(211),kisah artikel motivasi islam(560),cerita artikel islami memotivasi kehidupan(712),artikel cerita motivasi islami terbaru (101),artikel artikelmotivasi islam terbaru(851),motivasi cerita (2411),cerita artikel islami(2311),sedih cerita mengharukan(261),ceritapenuh hikmah (2011),kisahcerita inspirasi(2711),artikelkisah teladan(2311),lucucerita humor (1200),cerita dongeng motivasi(701),cerita artikel pendek motivasi (1011),artikel cerita motivasi kerja(2411),islami cerita motivasi islam(313),kisah artikel motivasi(202),artikel islammotivasi(700),artikel cerita islam(201),artikel kesehatan hidup,artikel kisah teladan islam (284),artikelinformasi kesehatan (212),ceritaartikel sejarah motivasi(2011),kumpulanartikel cerita motivasi(91), artikelmengharukan penuh hikmah dan menginspirasi(4212),mengharukan cerita cinta (450),kisah cerita motivasi cinta(591),semua kumpulan puisi(3011),puisi cinta islam,puisi artikelmotivasi(2012),kisah motivasi hidup(6),kisah-kisah menyedihkan(80),kisah sedih indonesia(500),ayoo indonesia bisa(301), indonesia motivasi(60),kristen tak ado motiasi(4), motivasi kristen musnah(7), artikel yesuc motivasi(0),artikel motivsi yecus musnah(1), motivasi puisi (2011),mengharukan puisi islam(201),inspirasi hidupnya (291),artikel baru,islami terbaru kisah(202),artikel motvasi cerita islami(601),motifasi cerita motivasi (301),hidup islampenyemangat(211),kisah artikelmotivasi islam (560),ceritaartikel islami memotivasi kehidupan (712),artikel cerita motivasi islami terbaru (101),artikel artikelmotivasi islam terbaru (851),resense.com(4500)motivatori indonesia(799)islam indonesia(2222)islam agama indonesia(990)non-islam agama kafir(543)buku islam(791)islamic ebook(708)coleksion motivasi(432)motivator-motivator indo(532)kumpulan ebook artikel islam(221)bidadari surgawi(50)Kata-Kata Bijak Kehidupn(6701),Artikel motivasi islami(6000) ,kegagalan(942),LANGKAH LANGKAH MENUJU SUKSES DALAM BELAJAR(1222), jadi mantu orang kaya(1),artikel(39124), cerita tentang cita cita(25), 100 kisah renungan singkat(1),Ibu ku istri ku(1),artikel tentang harapan(45),qoryah thoyyibah(3),cara mewujudkan impian(1),kata ulang tahun motiVaSI(2),KESABARAN(3532),kata tenangkan pikiran(1),Memotivasi orang yang kehilangan ayahnya(1),cerita mengharukan(176),pribadi yang disukai(39),kata mutiara ultah(48),bersyukur(5325),kata bijak malam ini(1),kumpulan kisah|cerpen sedih dan mengharukan (1),cerita motivasi islam (817),kisah hikmah seorang ayah (1), hikmad dibalik musibah (2),cerita tentang keikhlasan(29),Tantangan(533),dampak positif dan negatif dari mitos (1)kumpulan cerita motivas(6500),Tokoh Ulama Islam|Kata-Kata Mutiara Memotivasi|Kata-Kata Mutiara Penuh Hikmah|Kata-Kata Mutiara Menginspirasi|Kata-Kata Mutiara Islami|Kata-Kata Mutiara Dari Para Tokoh|Kata-Kata Mutiara Mengharukan|Kata Motivasi Kehidupan|Kata Motivasi Menginspirasi|Kata Motivasi|Penuh Hikmah|Kata Motivasi Islam.
www.artikelmotivasi-islami.com | Berbagi Cerita Motivasi - Artikel Motivasi >>Blogger.com >>Google.com >>Yahoo.com >>Bing.comReturn to top of page